Alami vs Pelet? Ini Racikan Pakan Arwana Terbaik Agar Tidak Salah Pilih Menu

Arwana kamu kok warnanya kusam padahal udah dikasih makan rutin? Atau malah mogok makan setelah diganti pelet?

Kesalahan terbesar pemilik arwana pemula adalah ngasih pakan asal-asalan tanpa strategi. Padahal, kombinasi pakan alami dan pelet yang tepat bisa bikin warna merah makin pedas dan body tebal ideal. Tapi kalau salah pilih, kamu malah buang duit sambil bikin ikan stress.

Kabar baiknya, kamu nggak perlu trial error bertahun-tahun. Artikel ini bakal kasih racikan pakan arwana yang udah terbukti dari para breeder lokal, lengkap dengan harga real 2025/2026 dan jadwal makan yang pas.

Kenapa Pakan Arwana Nggak Boleh Asal Pilih?

Arwana bukan ikan biasa yang bisa dikasih pakan seadanya. Mereka butuh protein tinggi (minimal 40-50%) untuk pertumbuhan body, plus karoten dan astaxanthin khusus buat mempertahankan warna merah menyala pada jenis Super Red atau Golden Red.

Pakan yang salah bisa bikin tiga masalah besar: warna pucat kecoklatan, pertumbuhan lambat, atau malah sakit karena parasit dari pakan hidup yang nggak steril. Makanya strategi racikan jadi kunci, gabungan pakan alami untuk stimulasi hunting dan pelet untuk nutrisi terkontrol.

Tapi sebelum nyampur-nyampur, kamu harus paham dulu kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis pakan.

Pakan Alami: Kelebihan vs Risiko yang Harus Kamu Tahu

Jangkrik – Andalan Protein Murah

Jangkrik jadi favorit karena mudah didapat dan harganya ramah kantong. Kamu bisa beli di pasar hewan atau toko perlengkapan pakan burung mulai dari Rp5.000 atau beli per karung sekitar Rp50.000an.

Protein tinggi di jangkrik bagus banget untuk pertumbuhan body dan bikin arwana aktif berburu. Tapi masalahnya, jangkrik hidup bisa bawa parasit atau cacing dari peternak. Nutrisinya juga nggak stabil tergantung pakan yang dikasih ke jangkrik itu sendiri.

Solusinya pakai teknik gut loading yakni dengan kasih jangkrik wortel parut atau spirulina selama 24 jam sebelum dikasih ke arwana. Cara ini bikin jangkrik jadi paket nutrisi lengkap.

Kelabang (Lipan) – Pertumbuhan cepat namun mahal

Kelabang punya protein ultra tinggi yang bikin arwana cepat gendut dan body tebal. Harganya lebih mahal ketimbang jangkrik dan jarang juga menjumpai tempat-tempat umum yang menyediakannya.

Kelebihannya jelas untuk ngejar masa tubuh dalam waktu singkat. Tapi risikonya juga besar, kelabang hidup bisa gigit arwana kalau nggak langsung dimakan, bikin luka atau infeksi.

Kalau mau kasih kelabang, pastikan arwana kamu udah dewasa (40 cm+) dan langsung makan agresif. Atau freeze dulu 24 jam buat matiin risiko gigitan.

Udang – Menguatkan warna

Kalau prioritas kamu adalah warna merah menyala, udang wajib masuk menu. Kandungan astaxanthin dan karoten merah di udang terbukti bikin Super Red atau Golden Red makin pedas warnanya.

Harga udang hidup atau beku sekitar Rp 10.000 per bungkus 100 gram, atau Rp50.000 – Rp100.000 per kilogram di toko lokal. Masalahnya, udang segar cepat busuk dan bisa bikin air keruh, sementara udang beku perlu disimpan freezer terus.

Trik jitu: rendam udang beku pakai vitamin cair selama 1 jam sebelum dikasih arwana. Nutrisi vitamin terserap ke udang dan masuk sempurna ke tubuh ikan kamu.

Kodok Sawah – Menambah Bulky Badan arwana

Kodok hidup dari sawah atau kolam bisa bikin arwana dewasa tambah bulky. Nutrisinya lengkap dan cocok untuk arwana ukuran 40 cm ke atas.

Kekurangannya jelas: kodok sering bawa bakteri atau parasit dari habitat aslinya, plus baunya bikin ruangan jadi nggak enak. Airnya juga cepat kotor kalau kodoknya buang kotoran di tank.

Kalau tetap mau kasih, freeze minimal 24 jam dan cuci bersih sebelum dikasih. Jangan terlalu sering, seminggu sekali cukup buat variasi.

Pelet: Solusi Praktis dengan Nutrisi Terkontrol

Kenapa Breeder Pro Beralih ke Pelet?

Pelet modern sekarang udah canggih dengan kandungan protein 40-50%, vitamin lengkap, dan yang paling penting steril dari parasit. Kamu nggak perlu khawatir arwana kena cacingan atau infeksi dari pakan.

Air tank juga tetap bersih karena pelet nggak ninggalin sisa kotoran kayak pakan hidup namun kadang merubah warna air. Tipe floating (mengapung) bikin kamu bisa pantau porsi makan dengan akurat, sedangkan sinking cocok buat arwana yang suka makan di dasar.

Kelemahannya cuma satu: arwana butuh waktu adaptasi 3-4 minggu karena nggak ada stimulasi hunting kayak pakan hidup. Tapi setelah terbiasa, praktisnya jauh lebih hemat waktu dan tenaga.

Rekomendasi Brand Pelet Terbaik di Indonesia

BrandUkuran/PackHarga (Rp)Keunggulan
Hikari Bio-Gold/Oranda One100gr45.000Color enhancer + growth formula
Saki Hikari Cichlid L500gr85.000Pro-level, enzim pencernaan
JPD Arowana150gr100.000anti mogok makan
Mizuho Floating1kg125.000Budget import, nutrisi stabil

Hikari Bio-Gold cocok buat kamu yang fokus warna merah, sementara JPD Arowana bagus untuk arwana yang sering mogok makan karena ada enzim pencernaan khusus. Mizuho jadi pilihan budget tanpa ngorbanin kualitas nutrisi.

Saki Hikari level breeder profesional—mahal tapi hasilnya real di body tebal dan warna konsisten.

Racikan Pakan 70:30 – Strategi Terbaik dari Expert

Formula Emas: Pelet sebagai Menu Utama

Breeder berpengalaman pakai rumus 70-80% pelet dan 20-30% pakan alami. Kenapa begitu? Karena pelet jadi fondasi nutrisi harian yang stabil, sedangkan pakan alami dikasih sebagai variasi dan color booster.

Contoh racikan harian: pagi kasih pelet Hikari (untuk growth body), siang pelet JPD (enzim cerna), malam udang beku atau jangkrik (stimulasi hunting + warna merah). Cara ini bikin arwana tetap aktif tapi nutrisinya terjaga konsisten.

Jangan dibalik jadi 80% alami 20% pelet—air kamu bakal cepat keruh dan risiko parasit naik drastis.

Cara Melatih Arwana Makan Pelet (Training 4 Minggu)

Minggu 1-2: Campur 50% pakan alami favorit (misal jangkrik) dengan 50% pelet. Kasih pelet dulu, tunggu 5 menit, baru kasih jangkrik. Arwana akan mulai asosiasi pelet dengan makanan.

Minggu 3: Naikkan jadi 70% pelet, 30% alami. Kurangi frekuensi pakan hidup jadi cuma malam hari.

Minggu 4: Targetkan 100% pelet untuk pagi dan siang, pakan alami cuma bonus malam atau 2-3 kali seminggu. Kalau arwana masih mogok, puasa 2-3 hari untuk reset metabolisme, lalu coba lagi dengan pelet rasa berbeda.

Sabar adalah kunci—jangan panik kalau arwana nolak makan pelet di minggu pertama.

Jadwal Makan Arwana Berdasarkan Ukuran

Baby Arwana (10-15 cm)

Frekuensi: 2-3 kali sehari (pagi, siang, sore).
Porsi: Kasih pakan yang habis dalam 3-5 menit, jangan lebih. Total harian sekitar 5-10% dari berat badan arwana.
Menu: Pelet ukuran kecil (baby pellet) + cacing beku atau jangkrik mini.

Baby arwana lagi masa pertumbuhan pesat, jadi butuh protein tinggi tapi porsi kecil sering. Jangan overfeed, sisa pakan busuk bisa bikin amonia naik dan arwana sakit.

Adult Arwana (40 cm ke atas)

Frekuensi: 1-2 kali sehari (pagi dan malam).
Porsi: Habis dalam 2-3 menit makan. Arwana dewasa metabolismenya lebih lambat jadi nggak butuh banyak.
Menu: Pelet ukuran besar (large pellet) + udang beku, kelabang, atau kodok sebagai variasi.

Puasa 1 hari per minggu wajib dilakukan untuk bersihkan sistem pencernaan dan hindari obesitas. Hari puasa biasanya pilih hari Minggu biar kamu juga inget jadwalnya.

Atasi Arwana Mogok Makan dengan 4 Langkah Ini

Arwana tiba-tiba nggak mau makan adalah masalah umum, biasanya karena stress, air kotor, atau bosan dengan menu yang itu-itu aja.

Langkah 1: Puasa total 2-3 hari untuk reset metabolisme. Jangan panik—arwana bisa bertahan tanpa makan sampai 2 minggu.

Langkah 2: Ganti air 50% dan cek parameter air (pH 6.5-7.5, suhu 28-30°C, amonia 0 ppm). Air jelek = nafsu makan hilang.

Langkah 3: Coba pakan favorit lama (misalnya cacing beku atau udang hidup) untuk “trigger” nafsu makan kembali.

Langkah 4: Kurangi stress, matikan lampu terlalu terang, hindari ketuk-ketuk kaca tank, pastikan nggak ada ikan lain yang ganggu.

Kalau semua udah dicoba tapi masih mogok lebih dari 1 minggu, coba amati apakah ada tanda yang tidak beres pada fisiknya. Bisa jadi ada infeksi internal atau parasit agar bisa segera ditangani.

Pakan Terbaik adalah yang Disiplin Kombinasi

Nggak ada pakan arwana yang sempurna 100%, yang ada adalah strategi kombinasi yang tepat. Pelet memberikan nutrisi stabil dan praktis, sementara pakan alami memberikan stimulasi berburu dan color booster untuk mencerahkan warna merah.

Racikan 70% pelet + 30% alami dengan gut loading jangkrik dan vitamin udang adalah formula terbukti dari breeder lokal. Harga yang kamu keluarkan untuk pelet premium seperti Hikari atau JPD jauh lebih murah dibanding biaya pengobatan arwana sakit karena parasit.

Ingat jadwal makan berdasarkan ukuran, jangan overfeed, dan puasa 1 hari per minggu. Dengan disiplin seperti ini, arwana kamu bisa punya warna merah pedas dan body tebal ideal dalam 3-6 bulan.

Sekarang giliran kamu praktik, mau mulai dari training pelet dulu atau langsung mix racikan? Share pengalaman kamu di kolom komentar!

Scroll to Top