Baru mau pelihara sugar glider tapi bingung kandangnya gimana? Banyak pemula langsung beli paket murah, eh ternyata kandangnya terlalu sempit atau bahannya gampang rusak. Padahal, kandang adalah “rumah” tempat sugar glider kamu menghabiskan 20+ jam sehari—kalau salah pilih, mereka bisa stres, sakit, bahkan kabur.
Sebelum lanjut ke urusan kandang, pastikan kamu sudah paham Panduan Sugar Glider Pemula agar tahu apa saja yang perlu disiapkan sebelum benar-benar membawa mereka pulang.
Artikel ini bakal kasih kamu gambaran lengkap: ukuran ideal, bahan terbaik, aksesoris wajib, sampai checklist fisik sebelum bawa pulang. Semuanya pakai contoh harga real, jadi kamu tahu budget realistis dari awal.
Kenapa Ukuran Kandang Itu Penting Banget?
Sugar glider bukan hamster yang cukup lari di roda kecil. Mereka hewan arboreal—suka memanjat, meloncat antar cabang, dan gliding dari ketinggian. Kalau kandangnya cuma 30 cm kayak kandang hamster, mereka nggak bisa gerak bebas dan akhirnya frustrasi.
Ukuran minimal untuk 1–2 ekor dewasa: sekitar 60 x 40 x 40 cm (panjang x lebar x tinggi). Kandang 30 cm itu hanya cocok buat joey usia 1,5–3 bulan sebagai kandang sementara, bukan kandang seumur hidup. Semakin tinggi kandangnya, semakin bagus—karena mereka lebih suka vertikal daripada horizontal.
Kalau kamu beli paket “kandang sugar glider full set” di marketplace, cek dulu ukuran pasti di deskripsi. Banyak yang cuma tulis “besar” atau “jumbo” tapi ternyata cuma 40 cm. Minta foto pakai penggaris atau tanya dimensi detailnya sebelum checkout.
Bahan Kandang: Besi vs Kayu, Mana yang Aman?
Kandang kayu kedengarannya natural dan estetik, tapi ini jebakan untuk sugar glider. Mereka suka menggigit apa pun, termasuk kayu. Dalam hitungan minggu, sudut kandang bisa bolong dan mereka kabur. Plus, kayu menyerap urine sehingga lembap, bau amonia menyengat, dan jadi sarang jamur.
Kandang besi dengan jeruji atau kawat ram jauh lebih aman dan awet. Pastikan jarak antar jeruji maksimal 1–1,5 cm agar sugar glider dewasa nggak bisa nyelip keluar. Bahan besi juga gampang dibersihkan pakai lap basah dan disinfektan pet-safe.
Harga kandang besi bervariasi banget:
- Kandang tipe hamster ukuran kecil (F18/F21): Rp65.000 – Rp200.000 (hanya untuk joey sementara)
- Kandang besi ukuran 60 cm ke atas: Rp150.000 – Rp900.000+ tergantung brand dan tinggi kandang
Hindari kandang dengan cat yang mudah terkelupas atau bahan kawat tipis yang gampang ditekuk. Sugar glider punya tenaga gigit lumayan kuat, jadi pilih yang kokoh.

Aksesoris Wajib di Dalam Kandang
Kandang kosong tanpa mainan = penjara buat sugar glider. Mereka butuh stimulasi mental dan fisik biar nggak stres. Ini breakdown aksesoris yang HARUS ada, bukan cuma pelengkap:
1. Pouch Tidur Gantung Sugar glider tidur siang di tempat gelap dan nyaman. Pouch kain fleece atau katun tebal (bukan bulu sintetis) digantung di sudut atas kandang. Harga pouch: Rp15.000 – Rp50.000 per pcs.
2. Roda Bermain (Silent Wheel) Pilih roda diameter minimal 28–30 cm agar punggung mereka nggak melengkung. Pastikan permukaannya solid (bukan jeruji) biar kaki nggak kejepit. Harga: Rp50.000 – Rp150.000.
3. Cabang Kayu Natural atau Pipa PVC Pasang secara diagonal atau vertikal buat jalur memanjat. Kayu asli lebih bagus tapi pastikan sudah dicuci bersih. Harga cabang mainan: Rp10.000 – Rp40.000.
4. Wadah Makan & Minum Pakai mangkuk keramik kecil atau dispenser botol air. Jangan mangkuk plastik tipis karena gampang dibalik. Harga: Rp5.000 – Rp25.000 per item.
5. Mainan Gantung (Rope, Hammock Mini) Tali sisal atau kain untuk berayun. Ganti rutin kalau udah kusut atau kotor. Harga: Rp10.000 – Rp30.000.
Total budget aksesoris basic: sekitar Rp90.000 – Rp295.000. Kalau beli paket full set, biasanya sudah include sebagian aksesoris—tapi cek kualitasnya, jangan asal murah terus bahannya abal-abal.
Penempatan Kandang di Rumah: Jangan Asal Taruh
Suhu ideal untuk sugar glider di Indonesia: 24–27°C. Mereka nggak tahan suhu ekstrem, jadi posisi kandang harus strategis.
Hindari taruh kandang di:
- Depan AC langsung (terlalu dingin, bisa pneumonia)
- Kena sinar matahari langsung dari jendela (overheat)
- Dekat speaker atau TV volume keras (stres karena pendengaran mereka sensitif)
Tempat terbaik: ruang tamu atau kamar dengan sirkulasi udara baik, cahaya natural cukup tapi nggak langsung, dan jauh dari bising berlebihan. Kalau pakai AC, pastikan angin nggak langsung ke kandang—bisa pakai sekat atau pindahkan kandang ke sudut ruangan.
Sugar glider nocturnal (aktif malam), jadi siap-siap dengar suara mereka berlarian atau bunyi roda jam 10 malam – 4 pagi. Kalau kamu tidur di kamar yang sama, ini bisa ganggu. Pertimbangkan taruh di ruang terpisah kalau kamu tidak ingin terganggu.
Budget Realistis: Dari Paket Murah sampai Premium
Banyak pemula tanya: “Minimal modal berapa buat mulai?” ini cuma estimasi saja ya
Budget Minimum (Rp700.000 – Rp1.200.000)
- Hewan: 1 ekor Joey Classic Grey (Rp250.000 – Rp440.000)
- Kandang: Ukuran 40–50 cm besi basic (Rp150.000 – Rp300.000)
- Aksesoris: Pouch, roda kecil, wadah makan (Rp90.000 – Rp150.000)
- Pakan awal: HPW atau pellet 1 bulan (Rp100.000 – Rp200.000)
Catatan: Ini cukup untuk pemula yang mau coba dulu. Tapi kalau budget pas-pasan, lebih baik tunda beli sampai kamu bisa setting yang proper, jangan korbankan kesehatan hewan.
Budget Medium (Rp1.500.000 – Rp2.500.000)
- Hewan: Sepasang Classic Grey remaja (Rp400.000 – Rp950.000)
- Kandang: Ukuran 60 cm+ dengan banyak aksesoris (Rp500.000 – Rp900.000)
- Aksesoris premium: Roda silent 30 cm, pouch crochet tebal, mainan kayu (Rp200.000 – Rp350.000)
- Pakan + suplemen: HPW/BML ready, multivitamin (Rp200.000 – Rp300.000)
Ini range paling nyaman buat pemula serius. Kandang cukup luas, aksesoris lengkap, dan kamu punya sepasang jadi mereka nggak kesepian.
Budget Premium (Rp3.000.000 – Rp6.000.000+)
- Hewan: Morph rare kayak Leucistic atau Platinum (Rp1.200.000 – Rp4.000.000+ per ekor)
- Kandang: Custom besar 80 cm+ atau paket full set luxury (Rp1.200.000 – Rp2.000.000)
- Aksesoris: Semua item high-end, mainan rotasi rutin, pouch branded
Ini untuk enthusiast yang mau koleksi morph atau breeding. Kalau kamu pemula, nggak perlu langsung ke sini—fokus dulu ke basic care yang benar.
Red Flag Paket “Full Set Murah Meriah”
Hati-hati sama paket kandang sugar glider di bawah Rp150.000 yang ngaku “full set lengkap.” Biasanya ada yang nggak beres:
1. Kandang Terlalu Kecil (30 cm) Hanya cocok buat joey 1–2 bulan, bukan untuk dewasa. Kamu bakal repot beli kandang baru dalam 3 bulan.
2. Aksesoris Abal-Abal Roda jeruji (bahaya kejepit kaki), tali tipis gampang putus (rawan terlilit ekor), pouch bahan kasar (iritasi kulit).
3. Nggak Ada Tinggi Vertikal Kandangnya model datar kayak kandang kelinci—sugar glider butuh ruang vertikal buat manjat dan latihan meluncur.
4. Penjual Nggak Transparan Nggak bisa jelasin bahan kandang, ukuran pasti, atau cara perawatan. Kalau ditanya soal suhu ideal atau penempatan, jawabnya ngambang.
Aturan praktis: Kalau harga paket (hewan + kandang + aksesoris) di bawah Rp500.000, kemungkinan besar ada kompromi di kualitas. Lebih baik beli terpisah dan pastikan setiap item sesuai standar.
Checklist Fisik Sebelum Bawa Pulang
Jangan cuma fokus ke kandang—cek juga kondisi sugar glider dan lingkungan penjual. Ini tanda-tanda hewan sehat dan kandang penjual proper:
Kondisi Sugar Glider
- Mata: Cerah, nggak berair, nggak sayu
- Hidung & mulut: Bersih, nggak ada lendir atau darah
- Bulu: Halus, nggak rontok parah, nggak ada bercak botak
- Ekor: Berbulu penuh, nggak tipis atau patah
- Gerak: Aktif memanjat/melompat, responsif, nggak lemas di pojokan
- Feses di kandang: Bentuk normal, nggak cair berdarah
Kondisi Kandang Penjual
- Nggak Sesak: Maksimal 2–3 ekor per kandang ukuran sedang
- Ada pouch tidur bersih: Nggak bau apek atau kusam
- Lantai kandang: Nggak penuh kotoran menumpuk, nggak bau amonia tajam
- Tempat makan/minum: Ada dan layak, nggak kotor atau kosong
Kalau kandang penjual aja jorok dan penuh, itu red flag besar. Kemungkinan hewannya juga nggak dirawat baik—rawan bawa pulang sugar glider yang sakit atau stres.
Tips Perawatan Kandang Agar Nggak Bau
Sugar glider sebenarnya hewan yang cukup bersih, tapi kalau kandangnya nggak dirawat, bau amonia bisa menyengat dalam seminggu. Ini rutinitas basic:
Harian:
- Buang sisa makanan basah (buah, sayur) setiap pagi
- Ganti air minum
- Cek apakah ada kotoran di roda atau mainan favorit, lap untuk dibersihkan.
Mingguan:
- Cuci pouch tidur pakai sabun lembut, jemur sampai kering
- Lap jeruji kandang pakai disinfektan pet-safe (hindari pemutih/karbol keras)
- Ganti alas kandang (koran/fleece) sepenuhnya
Bulanan:
- Bersihkan total seluruh kandang, termasuk sudut-sudut
- Rendam roda dan mainan kayu pakai air sabun, sikat, bilas sampai bersih
Pro tip: Taruh alas koran atau fleece di dasar kandang biar gampang diganti. Jangan pakai serbuk kayu (bedding hamster) karena bisa masuk mata dan hidung sugar glider.
Mitos vs Fakta Setup Kandang
Mitos 1: “Sugar glider kecil, jadi kandang kecil juga cukup” Fakta: Mereka hewan arboreal yang sangat aktif. Kandang ideal minimal 60 x 40 x 40 cm, lebih tinggi lebih bagus.
Mitos 2: “Kandang kayu lebih alami jadi lebih bagus” Fakta: Kayu mudah digigit, cepat rusak, menyerap urine jadi lembap dan bau, plus risiko kabur. Besi jeruji jauh lebih aman dan awet.
Mitos 3: “Paket full set paling murah sudah pasti cukup” Fakta: Banyak paket murah dirancang untuk hamster, bukan sugar glider jangka panjang. Biasanya kurang tinggi, minim mainan vertikal, dan aksesoris kualitas rendah.
Investasi di Awal = Hemat di Kemudian Hari
Setup kandang yang benar dari awal bakal menghemat banyak uang, waktu, dan drama. Daripada beli kandang murah terus 3 bulan kemudian ganti lagi, mending langsung beli yang proper. Sugar glider yang happy di kandang nyaman = jarang sakit, lebih jinak, dan umur lebih panjang.
Budget realistis untuk pemula serius: Rp1.500.000 – Rp2.500.000 (sepasang + kandang layak + aksesoris lengkap). Kalau budget kamu di bawah itu, lebih baik nabung dulu atau cari paket COD terpercaya yang bisa kamu cek fisik sebelum bayar.
Selamat setup kandang, dan semoga sugar glider kamu betah di rumah baru!





