Menyambut Hari Santri Nasional, ada cara asyik buat ngajak si kecil kenal dekat sama dunia pesantren. Lewat gambar-gambar santri, masjid, sampai pawai bendera, anak bisa belajar sambil bersenang-senang dengan krayon kesayangannya.
Kabar baiknya, seluruh koleksi gambar mewarnai ini gratis dan siap dicetak kapan saja. Tinggal print, siapkan alat mewarnai, dan waktunya seru-seruan bareng si kecil di rumah!
Berikut deretan gambar tema Hari Santri yang bisa langsung dipilih dan dicetak:
Gambar Mewarnai Santri Membawa Bendera Merah Putih
Gambar Mewarnai Santriwati Membawa Bendera Indonesia
Gambar Mewarnai Tiga Santri Upacara Mengibarkan Bendera
Gambar Mewarnai Santri Membaca Al-Qur’an Di Masjid
Gambar Mewarnai Santriwati Belajar Bersama Ustadzah Di Pesantren
Gotong Royong Membersihkan Masjid
Mengenal Hari Santri Lewat Warna dan Cerita
Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober, mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Tanggal ini dipilih karena berkaitan dengan Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari pada 1945, momen penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Menariknya, gagasan penetapan hari ini pernah diusulkan oleh kalangan pesantren sendiri. Cerita seperti ini bisa jadi obrolan ringan sambil menemani anak mewarnai.
Tahukah kamu, kegiatan santri ternyata bukan cuma soal mengaji? Mereka juga belajar ilmu umum, bekerja sama, menjaga kebersihan, berkesenian, hingga membantu masyarakat sekitar. Setiap daerah pun punya warna pesantrennya sendiri, ada yang berlatar sawah, pegunungan, pantai, atau tengah kota.
Untuk si kecil yang ingin tantangan lebih, coba ajak mereka mewarnai bendera dengan merah dan putih, lalu tambahkan hijau pada tanaman sebagai simbol peduli lingkungan. Bisa juga menuliskan satu pesan kebaikan di gambar, seperti “Aku Suka Menolong”, atau menghias latar pesantren dengan motif batik khas daerah masing-masing.
Saat menemani anak mewarnai, orang tua bisa bertanya sederhana seperti “siapa yang ada di gambar ini?” atau “mengapa kita perlu menjaga kebersihan masjid?”. Pertanyaan kecil begini membantu anak mengasah bahasa sekaligus memahami nilai moral di baliknya.
Yang tak kalah penting, biarkan anak bebas memilih warnanya sendiri. Bukan soal hasil yang rapi dan seragam, tapi soal melatih kesabaran, motorik halus, dan rasa percaya diri lewat setiap goresan krayon.